<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bedah Anus &#8211; Mark Wong Surgery</title>
	<atom:link href="https://www.markwongsurgery.com/id/service-category-id/anal-surgery-id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.markwongsurgery.com/id/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2020 06:07:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.markwongsurgery.com/wp-content/uploads/2019/09/favicon.png</url>
	<title>Bedah Anus &#8211; Mark Wong Surgery</title>
	<link>https://www.markwongsurgery.com/id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wasir</title>
		<link>https://www.markwongsurgery.com/id/our-services/anal-surgery/piles/</link>
				<pubDate>Tue, 24 Sep 2019 13:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[ripplewerkz]]></dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">https://markwongsurgery.com/service/piles/</guid>
				<description><![CDATA[Apa itu Wasir Hemoroid, atau yang lebih dikenal sebagai wasir, sebenarnya adalah bagian normal dalam tubuh kita. Wasir adalah struktur normal di dalam anus, terdiri dari pembuluh darah yang membantu menjaga kontinensia dan mencegah kebocoran tinja. Wasir menjadi masalah jika membengkak dan dapat menyebabkan pendarahan, nyeri, tonjolan, dan gatal. Kondisi ini disebut hemoroid (wasir). Sebagian [&#8230;]]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-814" src="https://markwongsurgery.com/wp-content/uploads/2019/09/Internal-external-hemorrhoid.png" alt="" width="925" height="620" srcset="https://www.markwongsurgery.com/wp-content/uploads/2019/09/Internal-external-hemorrhoid.png 925w, https://www.markwongsurgery.com/wp-content/uploads/2019/09/Internal-external-hemorrhoid-300x201.png 300w, https://www.markwongsurgery.com/wp-content/uploads/2019/09/Internal-external-hemorrhoid-768x515.png 768w" sizes="(max-width: 925px) 100vw, 925px" /></p>
<h3>Apa itu Wasir</h3>
<p>Hemoroid, atau yang lebih dikenal sebagai wasir, sebenarnya adalah bagian normal dalam tubuh kita. Wasir adalah struktur normal di dalam anus, terdiri dari pembuluh darah yang membantu menjaga kontinensia dan mencegah kebocoran tinja. Wasir menjadi masalah jika membengkak dan dapat menyebabkan pendarahan, nyeri, tonjolan, dan gatal. Kondisi ini disebut hemoroid (wasir). Sebagian besar orang akan mengalami masalah ini beberapa kali dalam kehidupan mereka baik dikarenakan seringnya mengejan di toilet karena konstipasi, serangan diare, kehamilan, atau sebagai akibat dari kebiasaan toilet yang buruk seperti terlalu lama duduk di toilet.</p>
<p>Meskipun wasir adalah salah satu penyebab paling umum pendarahan di anus (biasanya berwarna merah terang), ada beberapa gejala &#8216;penting&#8217; yang dapat menunjukkan bahwa pendarahan mungkin disebabkan oleh kondisi yang lebih serius seperti kanker. Gejala-gejala tersebut mencakup:</p>
<ul>
<li>Tanda-tanda kekurangan darah yang terus-menerus, di mana Anda menjadi pucat, lelah, dan terengah-engah dengan kegiatan kecil misalnya setelah berjalan kaki di lahan datar</li>
<li>Penurunan berat badan secara drastis dan nafsu makan</li>
<li>Keluarnya lendir dan rasa sakit saat usus membuka</li>
<li>Keluarnya tinja yang kecil atau pipih</li>
<li>Perubahan kebiasaan buang air besar seperti konstipasi dan diare yang terjadi selang seling</li>
</ul>
<p>Kita harus selalu mencari perhatian medis sejak dini ketika ada pendarahan dari bawah, terutama ketika disertai dengan gejala yang disebutkan di atas, karena perawatan dan hasil dari wasir dan kanker sangat berbeda. Kolonoskopi adalah standar tertinggi untuk memeriksa usus besar dan rektum untuk memastikan penyebab perdarahan karena, selain akurat, metode ini juga memungkinkan biopsi untuk mengonfirmasi jika ada kelainan yang terlihat yang disebabkan <a href="https://markwongsurgery.com/id/our-services/colorectal-surgery/colorectal-cancer/">kanker kolorektal.</a></p>
<h3>Bagaimana Wasir Diobati</h3>
<p>Pengobatan wasir terdiri dari 3 aspek: mengubah gaya hidup, obat-obatan dan bedah. Perawatan harus selalu disesuaikan dan tergantung pada keparahan gejala, dan bedah tidak selalu diperlukan. Pengobatan ditujukan untuk mengurangi pembengkakan dan mengembalikan wasir ke ukuran dan posisi normalnya di anus dan tidak menghilangkannya sepenuhnya, karena hal itu berpotensi menyebabkan inkontinensia feses (kehilangan kemampuan mengontrol tinja).</p>
<p>Faktor penting untuk keberhasilan setiap perawatan terletak pada identifikasi penyebab yang mendasari dan pemicu perdarahan dan memastikannya agar diperbaiki. Mengubah gaya hidup mencakup meredakan konstipasi atau diare yang terjadi, memastikan Anda tidak terlalu lama mengejan atau duduk di toilet (biasanya tidak lebih dari 10 menit).</p>
<p>Obat-obatan biasanya terdiri dari Daflon untuk mengurangi pembengkakan serta pelunak tinja ketika konstipasi, atau suplemen serat untuk meningkatkan curah tinja ketika tinja encer.</p>
<p>Hanya ketika tindakan-tindakan di atas gagal atau ketika gejala-gejala pada permulaan menjadi parah (misal, nyeri parah, pembengkakan atau pendarahan) maka diperlukan pembedahan. Sekali lagi, jenis pembedahan harus disesuaikan berdasarkan gejala dari wasir, yang dapat meliputi pemotongan, penyegelan, atau penjepitan jaringan hemoroid yang bengkak.</p>
<p>Tonton lebih banyak video Dr Mark Wong dan dapatkan wawasan di <a href="https://www.markwongsurgery.com/id/media/videos/">https://www.markwongsurgery.com/id/media/videos/</a></p>
]]></content:encoded>
										</item>
		<item>
		<title>Abses</title>
		<link>https://www.markwongsurgery.com/id/our-services/anal-surgery/abscess/</link>
				<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 11:04:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[ripplewerkz]]></dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">https://markwongsurgery.com/?post_type=service&#038;p=1759</guid>
				<description><![CDATA[Abses Anus Saat rongga (ruangan dalam tubuh) terisi nanah, hal ini disebut abses. Saat hal ini terjadi di sekitar anus, hal ini disebut abses anus. Penyakit ini TIDAK terkait dengan kurangnya kebersihan. Apa penyebab abses anus? Siapa yang berisiko? Abses anus biasanya disebabkan oleh kelenjar anus yang tersumbat (mirip dengan pembentukan jerawat). Sekresi normal terperangkap [&#8230;]]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<h3>Abses Anus</h3>
<p>Saat rongga (ruangan dalam tubuh) terisi nanah, hal ini disebut abses. Saat hal ini terjadi di sekitar anus, hal ini disebut abses anus. Penyakit ini TIDAK terkait dengan kurangnya kebersihan.</p>
<h3>Apa penyebab abses anus? Siapa yang berisiko?</h3>
<p>Abses anus biasanya disebabkan oleh kelenjar anus yang tersumbat (mirip dengan pembentukan jerawat). Sekresi normal terperangkap dan terjadi infeksi bakteri yang menghasilkan nanah. Penyebab lain yang kurang umum mencakup infeksi <a href="https://markwongsurgery.com/id/our-services/anal-surgery/fissure/">fisura</a> anus yang dapat dihubungkan dengan sistem imun yang lemah:</p>
<ol>
<li>Penyakit radang usus (misalnya penyakit Crohn) di mana sistem imun tubuh menyerang tubuh yang sehat, khususnya sistem pencernaan</li>
<li>Tuberkulosis</li>
<li>Sistem imun yang lemah karena HIV atau AIDS</li>
<li>Obat-obatan semacam steroid atau obat kemoterapi untuk kanker</li>
</ol>
<h3>Gejala</h3>
<p>Pasien sering mengalami benjolan yang nyeri, demam atau bahkan cairan kuning berbau busuk jika nanah meletup. Hal ini dapat memengaruhi kerja usus atau bahkan berjalan dan berkegiatan normal. Jika Anda mengetahui masalah tersebut, Anda harus menghubungi dokter secepatnya.</p>
<h3>Gejala umum abses anus lainnya antara lain</h3>
<ol>
<li>Konstipasi dan/atau sulit buang air karena nyeri</li>
<li>Pendarahan dari anus dan rektum</li>
<li>Demam dan letih</li>
</ol>
<p>Dalam kasus yang lebih parah, abses anus dapat menjalar hingga ke dalam rektum. Akibatnya, akan terasa nyeri dan tidak nyaman di dalam area perut.</p>
<p>Hingga 50% abses anus terkait dengan <a href="https://markwongsurgery.com/id/our-services/anal-surgery/fistula/">fistula</a>, saluran tidak normal dari kulit ke dalam anus atau rektum. Mengobati fistula akan mengurangi risiko kambuhnya abses, tapi hal ini harus bertahap.</p>
<h3>Bagaimana Cara Diagnosisnya?</h3>
<p>Abses anus biasanya terdiagnosis melalui pemeriksaan anus pasien oleh spesialis.</p>
<p>Pada beberapa pasien, jika abses lebih dalam atau nyeri membuat pemeriksaan menjadi tidak nyaman, spesialis kami mungkin meminta MRI area tersebut.</p>
<p>Jika diduga terjangkit penyakit Crohn atau TBC atau penyakit awal lainnya, mungkin dibutuhkan lebih banyak tes untuk memastikan diagnosis ini sebagai bagian dari penanganan abses secara lengkap.</p>
<h3>Perawatan</h3>
<p>Perawatan paling efektif untuk abses anus adalah operasi, untuk membuang nanah dan membersihkan area yang terinfeksi. Perawatan ini dapat disertai dengan penggunaan antibiotik.</p>
<p>Anda harus mengunjungi klinik setelah operasi sehingga spesialis dan perawat kami dapat mengajari Anda cara merawat luka Anda.</p>
]]></content:encoded>
										</item>
		<item>
		<title>Fistula</title>
		<link>https://www.markwongsurgery.com/id/our-services/anal-surgery/fistula/</link>
				<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 11:26:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[ripplewerkz]]></dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">https://markwongsurgery.com/?post_type=service&#038;p=1763</guid>
				<description><![CDATA[]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<div class="fl-builder-content fl-builder-content-1763 fl-builder-content-primary fl-builder-global-templates-locked" data-post-id="1763"></div>]]></content:encoded>
										</item>
		<item>
		<title>Fisura</title>
		<link>https://www.markwongsurgery.com/id/our-services/anal-surgery/fissure/</link>
				<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 11:29:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[ripplewerkz]]></dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">https://markwongsurgery.com/?post_type=service&#038;p=1764</guid>
				<description><![CDATA[Fisura Anus Fisura Anus adalah sayatan pada kulit anus yang dapat melebar ke dalam kanal anus. Fisura biasanya sangat nyeri dan mungkin disertai pendarahan saat buang air. Walaupun fisura wajar terjadi, orang-orang biasanya sulit membedakannya dengan wasir. Fisura anus dapat muncul pada usia apapun dan menjangkit pria maupun wanita. Sebagian besar (85% sampai 90%) fisura [&#8230;]]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<h3>Fisura Anus</h3>
<p>Fisura Anus adalah sayatan pada kulit anus yang dapat melebar ke dalam kanal anus. Fisura biasanya sangat nyeri dan mungkin disertai pendarahan saat buang air. Walaupun fisura wajar terjadi, orang-orang biasanya sulit membedakannya dengan wasir.</p>
<p>Fisura anus dapat muncul pada usia apapun dan menjangkit pria maupun wanita. Sebagian besar (85% sampai 90%) fisura anus muncul di posisi garis tengah belakang anus karena di situlah bagian kulit anus yang paling lemah. Pasien yang menderita beberapa fisura di lokasi tidak biasa mungkin memiliki penyakit awal (misalnya penyakit Crohn).</p>
<h3>Gejala</h3>
<p>Nyeri dan pendarahan adalah gejala fisura paling umum. Pasien biasanya mengalami nyeri yang parah (terkadang dideskripsikan seperti tersayat pecahan kaca) saat buang air disertai pendarahan. Nyeri ini terjadi selama beberapa menit hingga beberapa jam.</p>
<h3>Apa Penyebab Fisura?</h3>
<p>Biasanya, jika mengejan terlalu kuat (tegang) saat buang air besar, disertai sulit buang air kecil dapat menyebabkan fisura. Terkadang trauma berlebih akibat buang air berulang seperti diare dan mencret juga dapat memicunya.</p>
<p>Nyeri tersebut membuat sphincter anus (spasme) menjadi tegang sehingga menambah tekanan sphincter. Buang air memerlukan lebih banyak tenaga sehingga mungkin membuat lebih tegang dan menyayat. Hal ini menyebabkan lingkaran setan yang membuatnya semakin tegang dan mengurangi aliran darah ke area luka sehingga memperlambat penyembuhan.</p>
<p>Biasanya, pasien salah didiagnosis menderita diare karena gejalanya sama. Tapi, keduanya merupakan kondisi berbeda yang memerlukan perawatan yang berbeda. Karena itu, harus segera mendapat perhatian yang tepat agar diperoleh perawatan yang tepat.</p>
<h3>Pemeriksaan</h3>
<p>Fisura akut tampak seperti sayatan di kulit anus, tapi setelah 6 sampai 8 minggu fisura akan menjadi kronis dan dapat menyebabkan bengkak, luka dan benjolan luar yang disebut ambeien sentinel.</p>
<h3>Perawatan</h3>
<p>Prinsip perawatan adalah untuk memutus siklus nyeri dan spasme sehingga dapat menyembuhkan fisura.</p>
<p>Jika sudah akut, operasi dapat dihindari. Perawatan paling efektif untuk fisura anus akut adalah dengan salep GTN untuk melemaskan otot anus dan meredakan spasme. Selain itu, obat pencahar akan diresepkan untuk meminimalkan trauma selama buang air.</p>
<p>Tapi, setelah muncul tanda-tanda kronis (luka dan ambeien sentinel) atau jika perawatan di atas tidak berhasil, teknik operasi Lateral Anal Sphincterotomy adalah yang paling efektif. Dalam teknik ini, diberikan sedikit demi sedikit secara terkontrol di bawah pengaruh bius untuk mendorong penyembuhan fisura. Terkadang, khususnya untuk fisura kronis atau kambuhan, mungkin perlu menggunakan suntik botoks.</p>
]]></content:encoded>
										</item>
		<item>
		<title>Inkontinensia</title>
		<link>https://www.markwongsurgery.com/id/our-services/anal-surgery/incontinence/</link>
				<pubDate>Tue, 24 Sep 2019 13:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[ripplewerkz]]></dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">https://markwongsurgery.com/service/incontinence/</guid>
				<description><![CDATA[Apa itu Inkontinensia Feses? Inkontinensia feses (FI) terjadi saat seseorang kehilangan kemampuan mengontrol otot anus dan gerakan usus, menyebabkan kebocoran tinja atau gas. Jika tidak diobati atau diatasi, FI dapat menyebabkan iritasi kulit parah serta depresi, menyebabkan penderitanya mengucilkan diri dari keluarganya dan masyarakat. Bagaimana prevalensi FI di Singapura? Studi prevalensi lokal pertama (yang dilakukan [&#8230;]]]></description>
								<content:encoded><![CDATA[<h3>Apa itu Inkontinensia Feses?</h3>
<p>Inkontinensia feses (FI) terjadi saat seseorang kehilangan kemampuan mengontrol otot anus dan gerakan usus, menyebabkan kebocoran tinja atau gas. Jika tidak diobati atau diatasi, FI dapat menyebabkan iritasi kulit parah serta depresi, menyebabkan penderitanya mengucilkan diri dari keluarganya dan masyarakat.</p>
<h3>Bagaimana prevalensi FI di Singapura?</h3>
<p>Studi prevalensi lokal pertama (yang dilakukan oleh spesialis kami) yang diterbitkan tahun 2014 menunjukkan bahwa sekitar 4,7% populasi orang dewasa &#8211; atau sekitar 200.000 individu &#8211; mungkin mengalami kondisi ini.</p>
<p>Angka ini cukup mengejutkan, tapi dapat dianggap terlalu rendah karena kejadiannya lebih sering terjadi pada lansia yang tinggal di fasilitas perawatan seperti panti jompo. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa perempuan tiga kali lebih beresiko terkena inkontinensia usus, dengan penyebab utama cedera akibat persalinan. Sebenarnya, mereka yang berusia di atas 50 tahun lima kali lebih rentan. Pria tidak luput dari kondisi tersebut.</p>
<h3>Bagaimana FI Memengaruhi Kualitas Hidup?</h3>
<p>Sebagian besar penderita tidak memahami pilihan pengobatan yang tersedia, dan efek negatif yang dihasilkan pada kesehatan fisik dan psikososial mereka secara keseluruhan sering diabaikan. Selain itu, rasa malu dan takut akan stigma sosial yang menyertainya membuat sebagian besar penderita lansia menderita dalam diam, membentuk lingkaran setan yang melanggengkan anggapan keliru bahwa inkontinensia feses hanyalah ‘bagian-dan-kewajaran’ dalam penuaan. Akibatnya, penderita terasingkan ke kualitas hidup yang kurang optimal.</p>
<h3>Apa Saja Faktor Risiko untuk FI?</h3>
<p>Faktor risiko untuk wanita meliputi persalinan dengan bantuan peralatan (misalnya bantuan forsep dan vakum), dan tahap kedua persalinan yang terlalu lama.</p>
<p>Faktor risiko yang memengaruhi kedua jenis kelamin termasuk cedera otot anus (sphincter) karena prosedur bedah anorektal misalnya karena wasir, fisura/fistula anal, atau kanker kolorektal. Pengobatan radiasi untuk kondisi seperti kanker serviks atau prostat juga dapat berkontribusi pada inkontinensia feses pada wanita dan pria.</p>
<p>Faktor risiko lain meliputi operasi kanker kolorektal atau kondisi jinak, di mana sebagian atau seluruh rektum diangkat, dan trauma pada perut bagian bawah atau panggul, seperti patah tulang panggul setelah kecelakaan lalu lintas jalan atau luka tembus.</p>
<p>Penurunan rektum, suatu kondisi yang biasa terlihat pada populasi wanita lansia, di mana rektum/usus besar bawah turun karena hilangnya kekuatan jaringan pendukung, juga dapat muncul dengan FI. Terkadang, cedera yang berhubungan dengan kekerasan seksual dapat menyebabkan inkontinensia feses.</p>
<h3>Apa Saja Opsi Pengobatan yang Tersedia untuk FI?</h3>
<p>FI terjadi karena kerusakan otot secara langsung, atau saraf yang memasok otot-otot ini di sekitar anus, atau keduanya. Setelah anamnesis dan pemeriksaan menyeluruh, dilakukan tes khusus seperti anorektal manometry, ultrasound, dan tes stimulasi saraf, untuk mengidentifikasi kemungkinan lokasi cedera sehingga perawatan dapat diarahkan dengan tepat.</p>
<p>Bagaimanapun juga, sebagian besar penderita dapat memanfaatkan tindakan konservatif seperti modifikasi diet, terapi medis yang disesuaikan dan rehabilitasi dasar panggul. Perawatan dan kebersihan kulit juga penting untuk menjaga kualitas hidup yang baik. Namun, ketika langkah-langkah di atas gagal, operasi mungkin merupakan satu-satunya cara untuk meringankan gejala secara memadai.</p>
<h3>Opsi perawatan untuk Inkontinensia Feses</h3>
<p>Sebagian besar penderita dapat memanfaatkan tindakan konservatif seperti modifikasi diet, terapi medis yang disesuaikan dan rehabilitasi dasar panggul.</p>
<p>Opsi perawatan konservatif yang ditawarkan meliputi:</p>
<p>Modifikasi diet: untuk meningkatkan konsistensi feses, karena feses yang lebih padat dapat mengurangi ‘kebocoran’ (mencret).</p>
<p>Pengobatan: untuk meningkatkan konsistensi feses, termasuk agen antidiare dan pemadat feses seperti suplemen serat.</p>
<p>Terapi biofeedback anorektal: ini adalah olahraga dasar panggul, terdiri dari serangkaian olahraga pernapasan yang dikoordinasikan dengan kontraksi dan relaksasi otot anus dan perut. Tujuannya adalah untuk mengondisikan dan mengoordinasikan gerakan otot anus untuk meningkatkan sensasi dan kontrol keseluruhan.</p>
<p>Opsi operasi meliputi: Stimulasi saraf punggung (SNS), Stimulasi Saraf Tulang Kering Perkutan (PTNS), Agen pemadat yang dapat disuntik, Perbaikan otot anus (sfingter) dan Operasi prolaps rektum (atau Rektopeksi).</p>
]]></content:encoded>
										</item>
	</channel>
</rss>
